Sedikit berbagi ilmu bagaimana menghafal al-Qur'an dengan cepat. Berikut ini langkah-langkahnya:
1. Niat,tekadkan niatkan kita secara mantap bahwa anda bersungguh-sungguh akan menghafal al-Qur'an, ucapkan pada diri sendiri "Menghapal al-Qur'an itu mudah". Jikalau tidak pasti banyak godaan yang menghadang, ya maklumlah ada saja yang syirik dibelakang itu (syeitan). Banyak cara untuk menghalangi hamba Allah bertawadhu kepada sang khalik.
2. Tajwid, kaidah tajwidnya harus dipelajari dahulu sampai paham betul.
3. Dimulai secara tartil, maksudnya apa yang kita hafal itu harus benar-benar diperhatikan secara detail mulai dari tanda jeda, waqofnya dan lain sebagainya hampir sama dalam kaidah bahasa indonesia saja.
4. Teknis menghafal:
Qiraat bin nazar (secara melihat) dan qiraat bin ghaid (tak melihat), maksudnya dalam menghafal, kita benar-benar memperhatikan dengan tadabur (dihayati) apa yang kita lihat kemudian dihafalkan sampai betul-betul hafal hingga tak melihat teks lagi baik artinya maupun tulisannya. Bila lupa usahakan jangan sampai membuka al-Qur’an itu, ingat-ingat terlebih dahulu kalupun sudah mentok baru boleh melihat teks atau kalimat al-Qur’an tersebut, setelah itu bila sudah hafal barulah menghafal secara tidak melihat al-Qur’an lagi.
Taqirur karniah (Sedikit menghafal), jangan terlalu banyak hafalan yang penting sedikit menghafal tapi tak mengulang lagi. Karena, biasanya sudah hafal ingin menambah hafalannya hingga hafalan yang terdahulu jadi terlupakan. Bila sudah demikian akan susah untuk mengulangnya kembali.
Iktiqrar (mengulang), ingat-ingat kembali apa yang telah dihafal sampai matang.
Tahapan dalam menghafal:
1. Hafalan Baru, waktu yang tepat ialah pada pagi hari ba’da shalat subuh.
2. Mengulang, setelah hafal betul ulangi hafalan tersebut sampai mantap. Waktunya bisa disesuaikan dengan scedule kita umpanya ba’da Ashar.
3. Mengulang yang lama, ulangi kembali hafalan kita agar tak terlupakan kembali, ingat bila sudah lupa sulit untuk menghafalnya kembali. Jangan pernah menambah hafalan baru kita bila hafalan yang lama belum tuntas atau hafal secara mantap.
Catatan Penting:
Harus konsisten dalam menyetor hafalan, cari orang yang mau menerima setoran hafalan kita dengan disiplin.
Targetkan hafalan kita, misalnya targetnya 2 tahun setengah berarti setiap hari kita harus menghafal 1 halaman.
Ambil waktu emergency, khawatir kita sakit ataupun terjadi sesuatu hal yang menimpa kita, misal pada hari minggu.
Dibuat secara alami, jangan terlalu dipusingkan dengan hal tersebut yang terpenting kuncinya adalah disiplin dalam menghafal.
Jadikan hafalan itu sebagai wirdud tilawah (wirid tilawah al-Qur’an) misalnya sehabis shalat 1 lembar.
Cari al-Qur’an pojokan atau setiap akhir baris pasti berhenti.